Fanfiction, Oneshoot, Romance

Secret Love

secret-love.jpg-2

Title                       : Secret Love

Cast                       : Choi Jin Ri a.k.a Sulli F(x)

                                Choi Minho (SHINee)

Other Cast          : All F(x) Member

                                All SHINee Member

                                Lee Soo Man (CEO Sment)

                                Etc.

Genre                   : Romance, Comedy(sedikit)

Lenght                  : Oneshoot

Author                  : Redbaby

Rating                   : General

Summary             :

Pernahkah kalian merasa tertekan dengan suatu keadaan dimana kalian diharuskan mematuhi sebuah peraturan, yang menurutku begitu menyebalkan. Oke…aku tahu peraturan dibuat untuk dipatuhi bukan untuk di langgar! Tetapi jika peraturan itu membuat perasaan dan hatimu bahkan batinmu tersiksa, apa kalian masih ingin terus mematuhinya?

(-__,-)

Menyebalkan!! Membuat peraturan seenaknya saja tanpa memikirkan perasaan orang lain. Itu sama saja melanggar hak asasi manusia. Kalau saja dia bukan kakek tua yang harus di hormati sudah ku cincang habis sekarang juga!!

Sulli Pov End

Practice Room_

Tak terhitung berapa kali Sulli membuka tutup ponselnya hanya untuk mengecek kabar dari Minho yang notabene teman agensinya, dan sejak dua tahun lalu status teman telah berubah dan merangkap menjadi seorang kekasih. Perlu di catat KE-KA-SIH.

Sulli berdecak kesal seraya terus menekan-nekan layar touchscreennya tanpa perasaan. Bagaimana tidak seharian ini Minho tak mengirimkan kabar padanya. Ok! Dia sadar kalau kekasihnya itu sedang sibuk dengan comeback terbarunya, tetapi apa salahnya jika seorang namja memberikan kabar setidaknya memberitahu apakah hari ini dia baik-baik saja atau tidak kepada yeojanya. Atau mungkin memberikan sedikit perhatiannya pada sang kekasih dengan menanyakan ‘kau sudah makan belum?, ‘Jangan lupa istirahat’ atau apalah.

Oke! Sebuah pengertian sangat di tuntut disini. Dan itu sudah merupakan konsekuensi yang harus di terima dalam menjalani sebuah hubungan dengan sesama artis.

PLETAAAKK

Sulli Pov

Akkh” sebuah jitakan berhasil mendarat sempurna di permukaan kepalaku. Aisshh! Dasar nenek tua, kenapa dia memukulku?

“Dari tadi aku lihat kau hanya mengutak-atik ponselmu saja! Apa kau lupa hari ini kita sedang latihan Sulli-ya? Yang lain pada latihan kau malah asyik dengan duniamu sendiri!” ucap Victoria eonni dengan nada kesal. Yaah..aku tahu dia pasti marah padaku. Tapi, kenapa kalau dia marah begitu menyeramkan?

“Ne, maafkan aku Victoria eonni”. Ucapku sambil terus mengelus kepalaku yang terasa amat sakit. Itu tangan apa besi, sih?

Sulli Pov End

Backstage_

“Minho hyung, apa kau sakit? Dari tadi aku lihat hyung terlihat begitu gelisah? Apa ada masalah?” tanya Taemin saat melihat Minho berjalan mundar-mandir bagaikan setrikaan seraya memainkan ponselnya. Dia terlihat seperti mencari sesuatu di dalam layar taouch screenya itu. Minho tak menghiraukan pertanyaan dari si maknae dan malah asyik melototin ponselnya.

“Ya! Gadis jelek kenapa kau tidak menghubungiku?” gumam Minho sambil terus menatap ponselnya seraya menggerakkannya keatas dan kebawah dengan tangan kanannya. Tetapi walau hanya gumaman kecil, Taemin dapat menangkap ucapan Minho. Dipenuhi dengan rasa penasaran tinggi Taemin mendekati Minho yang sedang berdiri membelakangi dirinya. Dia sedikit berjinjit mengingat Minho sedikit lebih tinggi darinya untuk melihat apa yang sedang dilakukan oleh hyungnya itu.

Taemin sedikit bingung dengan apa yang dilakukan Minho. Untuk apa Minho terus menerus menatap ponselnya itu? Panggilan telepon saja kosong apalagi pesan. Wallpaper putih polos begitu, apanya yang menarik untuk dilihat? Pikir Taemin.

“Siapa yang kau sebut gadis jelek, hyung?” tanya Taemin polos.

Minho terkejut dan dengan cepat memutar badannya. Dan terkejutannya ditambah saat akan berbalik, wajah taemin begitu dekat dengannya. Dengan wajah polos Taemin hanya cengengesan.

“YA! Apa yang kau lakukan Taemin-ah?” ucap Minho dengan kesal, karena hampir saja jantungnya mencuat keluar dengan ulah Taemin tadi.

“Aku hanya ingin tanya, gadis siapa yang kau bilang jelek. Itu saja kok”

“Kau mendengar apa yang aku katakan?” tanya Minho gelagapan. Dia takut Taemin akan tahu jika yang di maksud itu adalah Sulli. Oh, God! Jika Taemin tahu jika ia berpacaran dengan Sulli, habis sudah masa depannya.

“Eh, tidak…bukan siapa-siapa kok?” jawab Minho dengan gugup dan cengirian khasnya.

Tak ingin mengambil pusing Taemin hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.

“Minho-ya, Taemin-ah! Cepat bereskan barangmu! Hari ini kita akan kembali ke seoul” tiba-tiba seorang pria yang merupakan manager keduanya muncul dari balik pintu. Mendengar ucapan sang manager Minho mengalihkan perhatiannya pada ponselnya ke pria yang sedang sibuk membereskan barang-barang yang di berada di atas bangku.

Minho terlihat begitu senang dan bersemangat mengetahui hari ini dia dan juga teman-temannya akan kembali ke seoul. Itu berarti dirinya akan bertemu dengan sang pujaan hati. Jujur saja dia begitu merindukan yeoja bodoh itu.

Dalam mobil_

Kini member SHINee telah kembali ke seoul dan sekarang sedang menuju dorm, hari sudah malam lampu-lampu jalanan dan juga gedung menghiasi ibu kota korea itu. Satu kata yang bisa di ungkapkan ‘indah’

Seharian tampil di atas panggung di tempat yang berbeda di Thailand, membuat anggota SHINee tampak begitu kelelahan. Tak ingin membuang waktu mereka gunakan untuk tidur selama perjalanan menuju dorm. Sementara yang lain terlihat lelap dalam tidur mereka masing-masing, Minho tampak asyik mengutak-atik ponselnya. Sesekali ia tersenyum saat melihat pesan yang masuk ke ponselnya. Siapa lagi kalau bukan pesan dari Sulli.

‘Sulli-ya apa kau merindukanku?’

Send to Sulli

‘Tentu saja aku merindukanmu oppa. Kapan kau kembali? >,<’

From : Sulli

‘Aku dan teman-temanku sedang dalam perjalanan menuju dorm. Aku tidak sabar ingin bertemu denganmu’

Send to Sulli

‘Aku juga, aku ingin bertemu denganmu oppa. Ehhmm…apa hari ini kau lelah?’

From : Sulli

‘Tidak. Jika kau di sampingku, aku tidak akan merasa lelah 😀 apa kau ada waktu malam ini? Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat J’

Send to Sulli

‘Baiklah 😀 kita bertemu di taman saja’

From Sulli

Dorm F(x)_

“Kau mau kemana Sulli-ya? Tanya Amber yang saat itu sedang asyik bermain PSP miliknya, dan melihat Sulli sedang memakai sepatu ketsnya dan bersiap membuka pintu.

“nanti kalau victoria eonni dan yang lainnya menanyakanku, bilang aku ada keperluan sebentar” jawab Sulli dengan tergesa-gesa.

Sementara Amber hanya mengendikkan bahunya tak ingin ambil pusing.

Sulli Pov

Oh, tuhan kenapa jantungku berdegup kencang seperti ini? Dan kenapa juga aku harus gugup seperti ini? Apa karena hari ini aku akan bertemu dengan Minho oppa untuk pertama kali setelah dua minggu lamanya kami tidak bertemu?

Malam ini dingin sekali. Jaket setebal ini masih saja terasa dingin. Oh, aku hampir lupa untuk memakai topi dan kaca mata hitam untuk penyamaranku malam ini. Jika semua orang melihat aku keluar malam dan bertemu dengan sesorang, aku bisa di bunung oleh kakek tua itu.

Oh tuhan, sudah jam 12 malam. Pasti Minho sudah lama menungguku. Ok, jalan satu-satunya adalah aku harus lari agar cepat menuju taman.

Sulli Pov End

Hosss hosss hosss

Suli mengatur nafasnya setelah sampai di taman tempat dia dan juga Minho janjian untuk bertemu. Keringat dingin mengucur deras di pelipisnya. Setelah nafasnya sedikit teratur Sulli langsung mengedarkan pandangannya ke penjuru taman, mencari sosok lelaki itu. Setelah beberapa menit menyusuri taman tersebut tak sedikitpun lelaki itu menampakkan batang hidungnya.

“Oppa kenapa kau tidak ada? Apa kau pulang, karena telah lama menungguku?” lirih Sulli seraya menunduk sambil membuka kaca mata hitamnya.

Tanpa di sadari air matanya menetes membasahi pipinya, ia begitu menyesali dirinya yang begitu lambat. Kapan lagi ia bisa bertemu dengan lelaki itu, tentu saja alasannya karena jadwal mereka yang masing-masing begitu padat.

“Bogosiphoyo”

Tiba-tiba seseorang memeluk Sulli dari belakang dengan lembut. Yang tadinya ia merasa kedinginan kini ia merasa hangat.

Suara berat itu benar-benar membuat Sulli tak percaya dengan apa yang didengarnya. Pasalnya suara itu sangat ia rindukan selama ini.

Dengan cepat Sulli memutar badannya menghadap seseorang yang memeluknya. Dia begitu bahagia saat bisa melihat senyum manis itu lagi. Tanpa basa basi lagi, Sulli langsung memeluk Minho dengan erat seakan tidak ingin membiarkan lelaki itu pergi lagi.

“Nado”

Setelah bebarapa detik melepas rindu, Sulli melepaskan pelukannya dari Minho dan menatap wajah tampan itu dengan intens. Dua minggu lamanya ia tak melihat wajah itu. Senyuman merekah di bibir mereka berdua.

“Oppa kenapa kau tidak pernah menghubungiku? Aku begitu khawatir denganmu” ucap Sulli seraya mengercutkan bibirnya. Tingkah ini juga yang di rindukan oleh Minho di saat yeojanya itu sedang kesal dia selalu mengercutkan bibirnya sehingga membuat yeoja itu telihat lucu, dan itu membuat Minho gemas.

“Kau juga, kenapa tidak pernah menghubungiku? kau kan tahu kalau aku begitu sibuk dan tidak sempat meneleponmu” ucap Minho dengan nada yang di buat-buat layaknya ia sedang marah.

“YA! Kenapa kau malah menyalahkanku? Kau juga tahu kan kalau aku juga sedang sibuk untuk mempersiapkan comeback group kami” jawab Sulli dengan kesal. Berhasil telah membuat kekasihnya itu kesal Minho langsung tertawa puas telah mengerjai Sulli.

“Kenapa kau tertawa? Ada yang lucu?” tanya Sulli ketus tanpa menatap Minho dan memilih melihat arah lain. Sementara Minho benar-benar tertawa lepas dan ia tampak begitu bahagia malam ini.

Minho dengan lembut meraih dagu Sulli agar ia bisa melihat wajah cantik yeoja itu. Dengan tersenyum lembut mengacak pelan rambut Sulli. Sementara Sulli masih tetap cemberut karena masih kesal dengan ucapan kekasihnya itu.

Tetapi tak lama kemudian ia merasa darahnya mengalir begitu deras, jantungnya kini kembali berdegup kencang. Tak pernah sebelumnya ia merasa gugup seperti ini, saat ia mendapati wajah tampan namja itu sangat dekat dengannya. Hembusan nafas dari Minho menyapu lembut wajahnya. Kini hidung mancung merekapun saling bersentuhan. Jantung Sullipun berdegup semakin cepat ketika bibir namja itu menyapu bersih bibir merahnya dengan lembut.

Tak di pungkiri malam inipun terasa sangat indah. Perlakuan Minho malam inipun begitu manis padanya. Dan tak bisa pungkiri, Sulli tidak dapat menolak ciuman Minho dan malah menikmatinya. Perasaan sekaligus kerinduanpun mereka salurkan di malam ini. Udara dingin di sekeliling merekapun tak mereka rasakan karena yang hanya kehangatan yang sedang menyelimuti mereka berdua.

CKLIKK

Tanpa mereka sadari seseorang telah mengambil gambar mereka berdua. Sosok itu tampak misterius karena wajah orang itu tidak terlihat karena penerangan di taman itu sedikit gelap. Tetapi dari segi gelagatnya bisa di pastikan orang itu adalah seorang paparazzi.

Di gedung Sment._

Pagi ini suasana di dalam gedung SM entertainment seperti bisa tampak begitu ramai, oleh aktivitas para pegawai, trainer dan juga para trainee yang bersiap-siap untuk berlatih.

Ada pula para cleaning service sedang sibuk membersihkan setiap ruangan. Sementara di ruang latihan para artis terdapat lima member SHINee sedang asyik dengan dunia mereka masing-masing, Taemin yang sibuk dengan PSPnya, Onew yang sibuk dengan komik one peace yang di pinjamnya dari minho, Jonghyun dan Key yang sedang asyik berkutat dengan laptop masing-masing menjawab UFO dari para fans. Sementara Minho tetap dengan kegiatannya yaitu berkutat dengan ponselnya.

Di sela-sela kegiatannya membaca komik, Onew melirik Minho yang asyik dengan ponselnya. Ada rasa penasaran di dalam dirinya dengan tingkah Minho yang belakangan ini tampak begitu aneh, dan tidak seperti biasanya. Akhir-akhir ini namja bermata besar ini terlihat lebih sibuk dengan ponselnya dari pada yang lain.

“Minho-ya, tadi malam kau kemana?” tanya Onew dengan penuh selidik.

Yang tadinya ia asyik dengan dunianya, Minho menghentikan kegiatannya dan beralih menatap Onew. Ia gugup dan takut jika semuanya terbongkar. Tidak ingin kegugupannya terlihat oleh sang leader, Minho memaksakan untuk tersenyum menjawab pertanyaan Onew.

“Tadi malam aku pergi jalan-jalan keluar untuk mencari angin, sekaligus mencari hiburan karena -selama ini jadwal kita benar-benar padat” jawab Minho asal agar Onew tidak curiga dengannya.

“hmm…kau tidak lupa kan peraturan agensi kita, bahwa kita tidak boleh berpacaran?” tiba-tiba Onew melontarkan pertanyaan yang sukses membuat Minho terkesiap. Apa maksud perkataan namja itu? Apa dia tahu semuanya?

Oh God, ini benar-benar gawat. Jika dia tahu habis sudah riwayatnya hari ini.

“Maksud hyung?” tanya Minho dengan wajah yang tidak mengerti.

Bukannya menjawab Onew malah tersenyum dan melanjutkan kegiatan membacanya. Sikap hyungnya itu membuat Minho penasaran, dan membuat hatinya sedikit khawatir. Apa ia tahu semuanya? Semoga saja tidak.

(-__,-)

“Taemin-ah kau mau kemana?” tanya krystal saat melihat Taemin melewati dirinya dengan membawa buku.

“Eh, krystal. Apa kau bersama Sulli? Aku ingin mengembalikan buku ini padanya” tanya Taemin sambil memperlihatkan buku yang ia bawa.

“Sulli sakit, sudah tiga hari ini ia absen untuk latihan” jawab krystal dan setelah itu dia tampak berfikir. “Oh, ya. Apa kau bertemu dengan Jongin? Aku ada keperluan dengannya” tanya Krystal sambil mengedarkan pandangannya berharap orang ia cari ada.

Dengan sedikit malas Taeminpun menjawab pertanyaan krystal tanp menatap lawan bicaranya itu. “aku tidak pernah bertemu dengannya? Lagian untuk apa kau mencarinya? Dia dan teman satu groupnya bersiap-siap akan berangkat ke China pagi ini” jawab taemin dengan nada sedikit ketus. Ada sedikit rasa kecemburuan di hatinya saat krystal mencari Jongin alias Kai. Setelah menjawabnya Taemin langsung melongos pergi meninggalkan Krystal yang tampak bingung dengan sikap Taemin.

“Ada apa dengannya?” gumam Krystal.

Dorm SHINee

“Bagaimana, kau sudah bertemu dengan Sulli?” tanya Key seraya menyodorkan segelas susu coklat hangat pada Taemin dan langsung mengambil duduk di sebelah Taemin.

“Gomawo hyung” Taemin yang masih dengan wajah cemberutnya pasca kembalinya dari kantor S.M ia mengehela nafasnya, karena masih merasa kesal dengan kejadian tadi.

“Sulli sakit hyung”

“Mwoo! Sulli sakit? Kenapa tidak ada yang memberi tahu kita?” tanya Key dengan terkejut mendengar Hoobaenya sakit.

“Aku tidak tahu, tadi aku bertemu dengan Krystal dan dia bilang kalau Sulli tiga hari ini absen latihan karena sakit”

Saat Minho akan memasuki kamarnya tidak sengaja ia mendengar percakapan keduanya, dan betapa terkejutnya dia bahwa Sulli sedang sakit. Tetapi kenapa selama ini yeoja itu bilang bahwa dia baik-baik saja?

“Apa Sulli sakit?” tiba-tiba Minho menghampiri mereka dengan wajah panik. Bagaimana kita tidak panik dan khawatir saat mengetahui kekasih kita sendiri saat ini sedang sakit.

Sementara itu Key dan Taemin tampak heran dengan sikap Minho yang begitu panik dan khawatir saat mendengar Sulli sakit.

“Iya hyung, krystal sendiri yang memberitahuku”

Tanpa aba-aba Minho langsung berlari meninggalkan mereka berdua, dia ingin menemui yeoja itu sekarang. Dia ingin memastikan apa Sulli baik-baik saja atau tidak. Sementara Key dan Taemin sangat heran, kenapa Minho sepanik itu?

“Siapa yang sakit?” tiba-tiba entah dari mana datangnya Jonghyun sudah berada di depan pintu dapur.

“Sulli” jawab keduanya kompak.

“Oh, keleahan mungkin” jawab Jonghyun asal.

Dengan kompak pula Key dan Taemin melempar bantal ke arah wajah Jonghyun.

Dorm F(x)

Mendengar suara bel yang tak henti-hentinya berbunyi, terpaksa Luna menghentikan kegiatan makannya. Ia berdecak kesal karena aktivitas makannya terganggu. Dengan malas ia menuju pintu dan membukanya.

Belum sempat dia menanyakan siapa yang datang, orang itu malah menerobos dirinya yang membuat Luna terhuyung kebelakang.

“YAA!”

BRAAAK

Dengan kasar Minho membuka kamar tempat dimana Sulli berada. Dengan kelakuan Minho itu, membuat Sulli yang yang tadinya tertidur kini terbangun dan alangkah terkejutnya ia saat mengetahui sosok yang kini berdiri di hadapannya dengan wajah panik sekaligus khawatir.

“Oppa” ucap Sulii terkejut. “Kenapa kau bisa ada disini?”

“Kenapa kau tidak memberitahuku jika kau sedang sakit sekarang?” tanya Minho dengan lantang.

Sulii hanya bisa diam dan menunduk, karena ia tahu ia salah karena ia tak memberitahukan namja itu tentang kondisinya sekarang. Karena ia tidak ingin Minho menghawatirkannya.

“Maafkan aku Oppa. Aku tidak ingin kau terganggu dengan menghawatirkanku”

“Dasar bodoh” ucap Minho dengan medengus kesal “Dengan begitu kau malah membuatku khawatir” bentak Minho. Wajar saja ia marah karena selama ini Sulli selalu mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja, dan pada kenyataannya dia mengetahui bahwa kekasihnya itu sedang lemah karena sakit.

Sulli hanya dia tidak berani menatap wajah Minho yang kali ini terlihat menakutkan jika ia sedang marah. Sulli hanya bisa menunduk. Sementara Minho berjalan melangkah menuju tempat tidur Sulli, dan dengan sekejap ia meraih badan Sulli dan memeluknya dengan erat.

Sulli tahu bahwa Minho marah karena memang namja itu benar-benar peduli padanya, dan juga mencintainya dengan tulus. Tanpa ragu Sulli membalas pelukan Minho. Dan lagi-lagi ia hanya menangis di dalam pelukan Minho karena ia begitu bersyukur mendapatkan kekasih yang begitu menyayanginya.

“YA! Minho oppa ada ini? Kenapa ada suara ribut-ribu?” Tiba-tiba Luna sudah berada di depan pintu dengan nafas yang terengah-engah.

Dengan cepat keduanya melepaskan pelukan masing-masing, saat menyadari kedatangan Luna. Mereka takut kejadian tadi di lihat oleh Luna.

“Eh, tidak ada apa-apa Eonni” jawab Sulli dengan berusaha terlihat tenang.

“Kenapa Sulli bisa sakit?” tanya Minho pada Luna yang berdiri di dekat tempat tidur.

“Itu karena tiga hari yang lalu, Sulli keluar malam. Dan pulangnya ia langsung masuk angin, sekarang bisa kau lihat kan, dia demam selama tiga hari” jelas Luna.

Keduanya lantas saling melempar pandangan. Dan seolah tahu pikiran masing-masing, kedua kemudian tersenyum mengingat kejadian tiga hari yang lalu.

(-__,-)

SRAAKK

Seorang pria tua melempar selembar photo di atas meja kerjanya. Pria itu tampak begitu marah setelah melihat siapa yang ada di dalam photo itu. Walaupun dalam photo tersebut sedikit gelap tetapi bentuk fisik dari orang yang ada di photo itu dapat ti kenali.

“Panggilkan mereka berdua dan suruh mereka ke ruanganku sekarang juga!” perintahnya pada seorang asisten pribadinya.

Saat sedang asyik ngobrol ponsel Minho berbunyi, dan namja itupun meraih ponselnya yang berada di dalam saku celananya.

“Yeoboseyo?”

“Ah, ne hyung”

Setelah meneriam telepon, Minho menaruhnya kembali kedalam saku celannya. Dan kemudia dia menatap Luna dan Sulli bergantian.

“Siapa yang menelepon oppa?” tanya Luna penasaran.

“Manager hyung. Aku dan krystal di suruh menghadap CEO” jawab Minho.

“Tapi Sulli kan lagi sakit” ucap Luna seraya melirik Sulli sekilas.

“Tenang saja ada aku, aku yang akan menjaganya” tungkas Minho.

“Kalau begitu aku ikut saja”

Ketiganyapun keluar kamar Sulli untuk menuju SM entertainment.

Ruang CEO_

“Apa-apaan ini” tanya Lee Soo Man pada Minho dan Krystal. Mereka berdua tak tahu harus menjawab apa, setelah mengetahui photo kencan mereka di tahu oleh bos mereka. Dan yang lebih parahnya lagi dalam photo tersebut mereka berdua sedang berciuman.

“Jawab!!” bentak Lee Soo Man.

Keduanya terperanjat, inilah hal yang mereka takutkan selama ini. Hubungan yang selama ini mereka rahasiakan akhirnya terbongkar. Kali ini mental yang harus di persiapkan bukan hanya untuk menghadapi CEO mereka melainkan publik.

“Maafkan kami Aboji” ucap Minho.

“Apa kalian lupa peraturan agensi kita? Sudah aku katakan kalau kalian sesama artis dalam satu agensi tidak boleh memiliki sebuah hubungan. Semua itu akan merugikan para artis lainnya termasuk perusahaan kita juga” ucap Lee Soo Man dengan tegas.

“sekarang apa pertanggung jawaban kalian?”

“Sebelumnya kami minta maaf dengan kelakuan kami berdua, aku tahu ini akan berdampak negatif untuk kita semua. Jika kau ingin menjaga kelangsungan perusahaan ini…aku…akan mengakhiri hubungan ini. Aku tidak ingin semuanya mendapat getahnya karena perbuatanku” kata-kata itu meluncur dengan sendirinya dari mulut Minho.

Sulli yang mendengarnya langsung terperanjat, apa yang Minho katakan sangatlah menyakitkan hatinya, kini hatinya merasa hancur dan tertohok. Bagaikan seribu pisau mengujam hatinya. SAKIT.

“oppa” lirih Sulli dengnan menahan air matanya.

“Andaikan kalian berdua jujur dari awal, tidak akan begini jadinya” ucap Onew yang muncul dari balik pintu di ikuti oleh Ke, Jonghyun, Taemin, Krystal, Luna, Amber serta Victoria.

Mereka berdua bingung dengan kejadian hari ini. Kenapa mereka semua ada disini? Minho dan Sulli benar-benar terlihat tidak mengerti.

“Bagaiman hasil photoku, aboji?” tanya Jonghyun seraya menuju meja Lee Soo Man dan langsung mengambil photo tersebut.

“Waaah, kalian romantis juga ya?” ledek Jonghyun sambil terus menatap photo itu.

“Maksud hyung apa?” tanya Minho bingung.

“Jonghyun hyung diam-diam mengikutimu saat kau keluar malam waktu itu. Dan sesuai rencana dia memotret kau saat sedang berkencan” jawab Key dengan santai.

“Selama ini kami tahu jika kau dan Sulli saling menyukai, tapi kalian berusaha menutupinya dari kami” lanjut Ksytal.

“Jadi selama ini kalian pura-pura tidak tahu tentang hubungan kami?” tanya Sulli yang masih terlihat bingug.

“Betul” jawab semuanya kompak.

“Tapi kan bagaimana kalian bisa bersekongkol dengan aboji? Dia kan tidak mengijinkan kita pacaran satu agensi?”

“Aku memang tidak mengijinkan para artis memiliki hubungan sesama satu agensi, tetapi teman-temanmu memohon padaku dan membujukku agar mengijinkan kalian berdua pacaran dan menjadi sepasang kekasih” jelas Lee Soo Man dengan tersenyum lebar.

“Hyung, kalian…?”

Begitu bahgianya mereka berdua saat mereka tahu bahwa sekarang mereka tidak lagi menyembunyikan hubungan mereka di depan teman-temannya. Mereka berduapun sangat berterima kasih kepada semua temannya. Kini merekapun tidak takut lagi berpelukan di depan para temannya. Termasuk sang CEO.

Ruangan Lee Soo Man pun riuh dengan sorakan para member SHINee dan juga F(x).

#FIN#

Akhirnyaaa FF yang di request akhirnya selesai juga. Untuk yang udh request mian kalau ceritanya kurang greget atau giman, kurang bagus atau ga menarik. Maklum author ga berpengalaman. Kalau misalnya ada yang kurang misalnya kalian ga suka tinggal tulis aja pesan dan kritiknya.

Kalau misalnya kalian pada sika syukuurr lah tapi kalau ga, nanti aku bakal perbaiki lagi ceritnya biar lebh menarik lagi.

Maaf kalau lama nunggu ne^^

Buat FF selankutnya dari cast yang berbeda dan cerita yang berbeda tentunya,^^

Oya, gomawo udh mau request maaf critanya gatot hahahahha

Buat Dita maaf ngerepotin lagi hehehehhe

Advertisements

返信を残す~ Arigato^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s